Saturday, 2 December 2017

Kami sedia membeli Emas terpakai seperti


ASSALAMUALAIKUM SELAMAT sejahtera semua.Disini pihak kami ingin memberitahu kepada rakan2 yang ade masalah kewangan untuk menebus emas dipajak gadai berlesen dan juga bank(ar rahnu/agrobank dan lain-lain)untuk di jual,pihak kami sedia membelinye. 
.
Duit untuk menebus juga disediakan,jangan biarkan surat pajak gadai anda tamat tempoh begitu sahaja,masih ade baki lebihan anda akan dapat. 
.
sekiranye anda ingin menjual emas lama,patah dan rosak kami sedia membeli.
.
Ingin keterangan lebih lanjut boleh hubungi bila-bila sahaja,pihak kami sedia membantu inshaallah dengan izinnye..

SEDIA PERKHIDMATAN KE TEMPAT ANDA :
whatsapp: +6018-3670 471
(Seluruh Malaysia)

Misteri Legenda Kota Emas El Dorado

Misteri Legenda Kota Emas El Dorado


El Dorado merupakan salah satu kota hilang yang paling dicari, karena konon katanya banyak sekali emas yang terdapat di kota ini. Maka dari itulah, El darado dikenal sebagai kota emas dari sebuah kerajaan mistis yang ditemukan di hutan Amerika Selatan.

Rakit emas El Dorado ditemukan pada tahun 1969 di gua dekat Bogota, Kolombia. Adanya harta karun yang tersimpan di kawasan El Dorado di Amerika Selatan, hingga kini masih menjadi sebuah legenda bagi rakyat Amerika dan dunia.

Sejumlah penelitian sejarah atau penelitian pribadi dilakukan untuk mengungkap misteri yang meliputinya. Bayangan tentang emas dan permata berharga yang terkubur di suatu tempat di pedalaman Amerika Selatan itu, masih tetap hangat dibicarakan.

Satu-satunya pijakan untuk mengungkap rahasia besar itu adalah legenda yang tersiar sejak lima ratus tahun lalu. Tentang suku Chibcha, sub suku Indian Amerika Selatan yang sangat memuja Dewa Matahari.

Mitologi kuno mereka yang dilansir orang-orang Spanyol menyebutkan, bahwa pemujaan ini berkaitan dengan sejumlah persembahan harta berharga seperti emas dan batu permata. Orang-orang Chibcha menganggap emas adalah anugerah dari Dewa Matahari dan selayaknya dipersembahkan kembali kepada sang Dewa.

Lalu kisah yang menyeruak dari mulut ke mulut menyebutkan, pemujaan tersebut membuat suku-suku Chibcha melebur emas sebagai perisai bagi bangunannya. Sehingga, kuil-kuil pemujaan mereka disebut dilapisi oleh lempeng emas. Namun, tak ada bukti yang tersisa dari perkiraan ini.


Kisah ini mirip dengan legenda dalam bahasa Omagua yang diketahui sebagai Indian Tupi-Guyana di teritori antara Brasil dan Guyana. Mereka percaya pada legenda El Dorado berkaitan dengan emas. Namun, penjelajah sering menafsir El Dorado mengacu pada sebuah kota emas. Dan dalam peta kuno mereka, terdapat sebuah nama El Dorado yang lokasi persisnya tidak jelas.

Sebuah mitologi dalam kepercayaan kuno Chibcha ada disebutkan soal Dewi penunggu danau suci. Selain pemujaan terhadap Dewa Matahari, pemujaan dewi air suci ini juga sangat populer di kalangan Indian itu di masa lalu.

Kisah tentang Dewi ini bermula dari mitologi tentang seorang istri kepala suku Chibcha di masa awal. Karena dituduh melakukan suatu pelanggaran "hukum", perempuan yang merasa benar itu kemudian bunuh diri dengan melompat ke dalam sebuah danau.

Kemurnian hatinya ternyata terbukti dan ia pun bertransfromasi menjadi seorang dewi. Maka sang Dewi ini akhirnya menjadi penunggu danau suci yang dalam perkamen tua dikenal sebagai Danau Guatavita.

Pemujaan terhadap Dewi Guatavita ini kemudian menjadi ceremoni satu tahun sekali. Di puncak upacara tersebut, seluruh tubuh kepala suku Chibcha akan dilabur dengan getah, kemudian dilapisi dengan serbuk emas, dari kepala hingga ujung jari kaki. Lewat ritual tertentu, kepala suku kemudian diarak menuju danau. Dari sana ia akan dinaikkan ke rakit hingga ke tengah danau.

Tiba di tengah danau kepala suku akan terjun ke air dan membasuh tubuhnya, hingga bersih. Saat ritus ini dilakukan, barisan upacara yang mengiringinya akan melemparkan sejumlah persembahan emas dan permata ke dalam danau.

Inilah yang disebut sebagai upacara orang emas yang dalam bahasa Muisca (Chibcha) disebut sebagai El Dorado.


Apakah benar legenda ini?



Sebuah laporan bertahun 1962 menyebutkan, tentang penemuan spektakuler dua petani. Di suatu desa dekat Bogota (ibukota Colombia sekarang), mereka menemukan sebuah liang gua yang sangat kecil.

Penasaran, kedua petani ini kemudian masuk ke dalamnya dan mereka menemukan emas. Emas temuan mereka ini berupa artefak berbentuk rakit miniatur dengan delapan pendayung dan seorang kepala suku yang terbuat dari emas.

Kedelapan pendayung ini duduk membelakangi sang kepala suku. Inilah salah satu bukti kuat tentang legenda El Dorado yang berhasil ditemukan. Namun, impian tentang emas yang melimpah di El Dorado, tak pernah ditemukan hingga kini. Walau Danau Guatavita tercantum di peta, deskripsinya itu tidak sesuai dengan perkamen kuno tentang danau suci Guatavita yang sesungguhnya.

Konon, danau suci itu terdapat di antara pegunungan Andes, di dalam sebuah gua yang kini sudah tertutup di dekat Bogota. Seluruh upaya pencarian tidak membuahkan hasil. Terkadang misteri memang bukan untuk diungkap.

Memburu Emas El Dorado, semua berawal dari legenda. Dikisahkan dari mulut ke mulut oleh penjelajah Spanyol, tentang sebuah kota yang berlapis emas bernama El Dorado. Legenda ini menarik minat beratus-ratus pemburu harta karun. Namun, sebagian besar akhirnya menemui ajal, tewas di pedalaman belantara Amerika Selatan di gugus pegunungan Andes.

Sejak penjelajah Spanyol, Juan Ponce de Leon pada 1513 menemukan Puerto Rico di Karibia, Ia mendengar kisah tentang emas di sana namun tak menemukannya. Sampai akhirnya, orang-orang Indian menyebut bahwa di Pulau Bimini (sekarang Bahama) ada sumber air awet muda. Ia kemudian lebih tertarik mencari air awet muda. Dalam pencarian tersebut, ia berlayar sampai ke semenanjung Florida.

Dalam sebuah ekspedisi militer tahun 1521, Ponce de León mendarat di Charlotte Harbor (Florida) bersama 200 tentara yang menumpang 2 kapal. Saat itu pasukan ekspedisi militer Spanyol ini dihadang pejuang Indian Seminole. Pertempuran pun pecah. Ponce de Leon terkena panah dan segera dievakuasi. Namun, ia akhirnya menemui ajal setibanya di Kuba.

Pasca de Leon, kisah tentang emas suku-suku Indian ternyata menarik bagi penjelajah Spanyol lain bernama Gonzalo Jiménez de Quesada. Dengan menggunakan kekuatan senjata pada 1530-an, Quesada bersama pasukan ekpedisi merangsek ke pedalaman Amerika Selatan.


Ia kemudian mendarat di wilayah kerajaan Bogota (sekarang columbia) dan untuk pertama kali bertemu dengan suku Indian Chibcha (Sering disebut Muisca) di tahun 1537. Indian yang menghuni dataran tinggi yang erat dengan kisah emas tersembunyi.

Lalu ekspedisi lain yang dipimpin Sebastian de Belalcazar mendengar legenda El Dorado. Dalam bayangannya El Dorado adalah sebuah kota atau wilayah dengan emas yang melimpah ruah. Namun, pencarian itu tak pernah membuahkan hasil.

Kegilaan pada emas terus menghantui para penjelajah. Orellana and Gonzalo Pizarro pada 1541 menyusul memasuki teritori Indian melalui perairan Amazon dengan melakukan pembantaian Indian dan pencarian emas yang paling brutal.

Para penjelajah tak pernah mengetahui pasti apakah El Dorado yang sesungguhnya. Kecuali, cerita rakyat dan legenda yang membaur bahwa El Dorado berhubungan dengan emas dan harta karun paling berharga milik suku-suku Indian Amerika Selatan.

Padahal sesungguhnya, arti kata El Dorado lebih mendekati pengertian "Orang Emas" (Golden Man) ketimbang sebuah tempat emas (Golden Place). Yang dalam penyebutan suku Indian lokal sebagai El Rey Dorado yang artinya raja emas. Karena katanya, kota ini dipimpin oleh seorang raja yang kuat dan dengan kekayaan emas yang tak terhingga.

Penyalahartian El Dorado sebagai suatu tempat dengan emas dan permata yang melimpah, ternyata telah membutakan para penjajah dan penjelajah Eropa. Konsepsi El Dorado yang tak pernah jelas asal-muasal aslinya, ditangkap orang-orang Eropa sebagai misteri tentang harta karun terpendam.

Maka sejak isu tentang kota emas itu merebak, para pencari harta dan penjelajah berupaya mati-matian mencari lokasinya. Ternyata setiap ekspedisi yang dikirim selalu mengalamai kebuntuan. Total korban tewas dalam upaya pencarian emas ini mencapai ribuan.

Mereka tewas dalam pertempuran dengan suku-suku Indian, terjebak keganasan alam hutan hujan tropis, tewas dalam kecelakaan di medan jelajah pegunungan dan lembah, namun tidak menemukan titik terang tentang harta karun, emas atau pun permata.


Lalu, apakah sesunguhnya El Dorado itu?


Chibcha adalah satu suku yang mendiami dataran tinggi di wilayah gugus pegunungan Andes teritori Columbia. Dalam sebuah catatan tentang mitologi suku ini, kemungkinan El Dorado merupakan lambang dari sebuah energi besar yang mengandung kekuatan trinitas dari Chiminigagua. Sebuah kekuatan penciptaan semesta.

Namun, kemudian El Dorado digunakan secara metaforis untuk merujuk pada tempat benda berharga yang bisa ditemukan. Karena itulah, nama El Dorado bisa ditemukan di dalam peta Amerika, terutama sebuah tempat di California dan beberapa tempat lain.

El Dorado juga digunakan untuk merujuk pada pengertian cinta, surgawi, kebahagiaan, atau kesuksesan. Bisa juga dipakai untuk menyatakan sesuatu harapan yang tidak terwujud atau ilusi yang tak nyata. Pemaknaan ini berkaitan dengan banyak upaya menguak misteri emas di balik El Dorado.


Dan Sir Walter Raleight pernah menduga, El Dorado sebagai sebuah kota di tepian Danau Parima tak jauh dari Orinoco, Guyana (sekarang Venezuela). Dan beberapa penjelajah yang putus asa pernah berencana mengeringkan Danau Guatavita yang diduga menjadi kuburan harta karun suku Chibcha.

Karena di tepian danau di wilayah Sesquile, Provinsi Almeidas itu pernah ditemukan sejumput hiasan emas dan batu zamrud. Namun, upaya itu tak pernah diwujudkan. Apakah harta karun itu terkubur di bawah lumpur danau?

Demikianlah misteri, tidak pernah menemukan sebuah titik terang, meski bukti-bukti dan cerita-cerita berkembang, hingga turun-temurun, akan tetapi misteri itu akan selalu menjadi sebuah pertanyaan yang tak pernah ada kunjung habisnya.

kami sedia membeli emas terpakai dengan harga tertinggi


1. Emas tersebut akan diuji ketulenannya.

2. Barang emas tersebut akan diuji kualitinya

3. Emas akan ditimbang

4. Emas akan dinilaikan mengikut indeks emas terpakai dan bergantung kepada harga emas per gram.

5. Kebiasaan syarikat/syarikat tertentu akan menolak beberapa percent untuk keuntungan syarikat.

6. Pelanggan boleh tawar menawar sehingga jumlah yang dipersetujui bersama.

7. Kebiasaan pelanggan akan dibayar secara tunai

8. Maklumat pelanggan akan diambil dan resit diserahkan kepada pelanggan.

9. Jika syarikat tersebut melakukan akad, maka akad emas dilakukan diantara pembeli dan penjual.

Prosedur diatas adalah prosedur yang biasa dilakukan semasa anda menjual emas, urusan untuk menjual emas tidak semestinya dijalankan didalam ofis sahaja, kadang-kadang anda boleh menghubungi individu atau syarikat untuk datang ke lokasi yang lebih sesuai untuk anda.

Untuk Sebarang Urusniaga Sila Hubungi Kami!! 018-3670 471
============

KELANTAN

kota bharu, wakaf che yeh,kubang kerian,jelawat,bachok,machang,kuala krai,gua musang,pasir mas,pasir puteh,

KUALA LUMPUR

kg baru,cheras,taman melawati,pandan jaya,pandan indah,pudu,ampang,keramat,wangsa maju,setapak,gombak,seri gombak,
batu caves,rawang,selayang,kepong,jalan kuching,s.besi,damansara,bangsar,

SELANGOR 

dengkel,banting,klang,shah alam,kajang,bangi,semenyeh,petaling jaya,sunway,puchung,kelana jaya,
subang,bandar baru subang,sungai buluh,sri kembangan,pekan batu 11, balakang',

N.SEMBILAN

seremban, mantin,beranang,port dikson,rembau,labu,nilai,

MELAKA

alor gajah,ayer keroh,jasin,tampin,masjid tanah,bemban,peringgit ,melaka raya,

JOHOR

kluang, segamat,muar,batu pahat,kulai,pontian,johor bahru,skudai,tampoi,
stulang,pasir gudang,yong peng,

PAHANG

kuantan,temerloh,raub,bentang,pekan,bera

KEDAH

sg.petani,tikam batu,baling,alor setar,pantai merdeka,

PERAK

ipoh,kuala kangsar,taiping,bagan datoh,batu gajah,

TERENGGANU

kuala terengganu,marang,besut,dungun,kerteh

pembeli emas terpakai dan surat pajak 018-3670 471


Pembeli Emas Dan Surat Pajak Di kepong "No/HP: +6018-3670 471 [ AWIE ]

Sesiapa Yang Ingin Menjual Emas Terpakai Dan Surat Pajak Gadai,"BANK RAKYAT",AGRO BANK",

Kami Jugak Membeli,"GLOD BAR" Dengan HARGA TINGGI

SILA HUBUNGI SAYA UNTUK SELANJUTNYA : " NOMBOR DI BAWAH " 018-3670 471

============================================

KELANTAN

kota bharu, wakaf che yeh,kubang kerian,jelawat,bachok,machang,kuala krai,gua musang,pasir mas,pasir puteh,

KUALA LUMPUR

kg baru,cheras,taman melawati,pandan jaya,pandan indah,pudu,ampang,keramat,wangsa maju,setapak,gombak,seri gombak,
batu caves,rawang,selayang,kepong,jalan kuching,s.besi,damansara,bangsar,

SELANGOR 

dengkel,banting,klang,shah alam,kajang,bangi,semenyeh,petaling jaya,sunway,puchung,kelana jaya,
subang,bandar baru subang,sungai buluh,sri kembangan,pekan batu 11, balakang',

N.SEMBILAN

seremban, mantin,beranang,port dikson,rembau,labu,nilai,

MELAKA

alor gajah,ayer keroh,jasin,tampin,masjid tanah,bemban,peringgit ,melaka raya,

JOHOR

kluang, segamat,muar,batu pahat,kulai,pontian,johor bahru,skudai,tampoi,
stulang,pasir gudang,yong peng,

PAHANG

kuantan,temerloh,raub,bentang,pekan,bera

KEDAH

sg.petani,tikam batu,baling,alor setar,pantai merdeka,

PERAK

ipoh,kuala kangsar,taiping,bagan datoh,batu gajah,

TERENGGANU

kuala terengganu,marang,besut,dungun,kerteh

anda ingin menjual emas dan surat pajak gadaI??


anda ingin menjual emas dan surat pajak gadaI??
kami sedia menbeli emas baru,lama,terpakai,putus,patah
emas putih,suasa dan lain-lain dengan harga tertinggi!!
jenis emas kami beli

KUALITI EMAS :- 999.9,999,950,916,90%/22K,835,21K,PAUN,750,585/MC,375/SUASA
EMAS PUTIH :- 750,585,375,
SILVER :- 999,925
PLATINUM :- 995,950

kami sedia ke tempat anda!!
sila hubungi
018-3670 471

Emas Bung Karno tentang Indonesia

Emas Bung Karno tentang Indonesia



Hidup dan kehidupan Bung Karno, laiknya sebuah sketsa tanpa judul. Sang pelukis adalah Yang Maha Agung, Tuhan Yang Esa. Tiada ada perubahan nasib suatu bangsa, tanpa bangsa itu memperjuangkannya. Ratusan tahun lamanya bangsa kita dihisap drakula penjajah, hingga muncullah percik-percik pergolakan.

Politik memecah belah, telah mencerai-beraikan suku-suku bangsa di Nusantara yang pernah disatukan Mahapatih Gajah Mada. Begitulah, sehingga bangsa yang besar ini akhirnya tenggelam sebagai bangsa kerdil, yang tidak lebih mulia daripada seekor anjing di mata penjajah. Sebuah bangsa yang selalu menengadahkan tangan meminta belas kasih. Sebuah bangsa yang harus menengadahkan wajah jika tuan penjajah hendak meludah.

Percik-percik api perjuangan, tersulut melalui satu-dua anak bangsa yang melek huruf. Gurat-gurat tipis pemberontakan, tercermin dari menjamurnya perkumpulan, serikat dagang, dan berbagai macam wadah kebangsaan. Klimaks dari itu semua adalah perkumpulan akbar Boedi Oetomo pada tahun 1908. Inilah tonggak bangkitnya rasa kebangsaan.

Di mana Sukarno? Ia baru berusia tujuh tahun kala itu. Dari teropong perjuangan kebangsaan, lahirnya jabang bayi Sukarno hanya sebuah noktah yang samar. Yang pasti, “si noktah samar” itu di kemudian hari tampil menjadi tokoh pergerakan. Ia berjuang dan terus bergerak maju, menabrak dan melawan apa saja yang menjadi rintangannya.

Ditangkap, ditodong senapan berbayonet, diseret, diinterograsi, dijebloskan penjara, dibuang dari satu daerah terpencil ke daerah terpencil lain, adalah satu sketsa lain dari lukisan Tuhan. Tinggal kematian saja yang belum menjemput.

Syahdan, ketika takdir Tuhan menempatkannya sebagai Presiden Republik Indonesia yang pertama, noktah samar itu telah menjelma menjadi sebuah titik hitam yang sangat jelas terbaca. Setidaknya, terbaca jelas oleh diri Sukarno. Itulah yang kemudian dikisahkan kepada penulis biografinya, Cindy Adams, sebagai “ramalan-ramalan emas”.

Sukarno-lah objek yang diramal. Sukarno pula yang disebut namanya dengan sangat jelas dalam mantram ramalan-ramalan emas tadi. Sekalipun begitu, Sukarno tidak pernah sakalipun menyinggung semua itu hingga ia menuturkannya kepada penulis biografinya.

Nilai spiritualnya menjadi berbeda, seandainya ia mengemukakan ramalan yang belum terjadi. Sebab, jika itu yang dia lakukan, tentu saja akan menjadi perdebatan, pro-kontra ihwal keyakinan, ihwal nilai-nilai religi. Lain ketika Bung Karno me-review ramalan-ramalan terdahulu, ramalan-ramalan yang telah berlalu. Ia mengungkapnya justru sebagai penghomatan tinggi tentang kewaskitaan para tokoh yang telah meramalnya dengan tepat.

Apakah “ramalan emas” yang dimaksud Bung Karno? Tak lain adalah ramalan yang secara gamblang menunjukkan masa depannya sebagai tokoh bangsa, tokoh yang akan mengentaskan bangsa ini dari derita penjajahan berkepanjangan.




Sukarno mencatat ada tiga ramalan emas yang terngiang jelas di otaknya. Pertama, diucapkan oleh ibundanya sendiri, Ida Ayu Nyoman Rai atau kita kenal sebagai Idayu. Ialah yang meramal bayi Sukarno kelak akan menjadi pemimpin dari rakyat Hindia yang terjajah. Konfirmasi ramalan ibundanya, didapat dari neneknya, sebagai saksi atas peristiwa kelahiran Sukarno.

Yang Bung Karno ingat adalah peristiwa di suatu pagi, saat matahari belum lagi menampakkan diri. Ia tebangun, dan melihat ibundanya duduk di beranda, seorang diri, menghadap ke timur. Sukarno kecil berjalan gontai menuju sang ibu, sekadar ingin bermanja. Oleh ibunya, ia segera direngkuh dan dipangkunya.

Dalam dekapan hangat di pagi buta, meluncurlah suara lembut sang ibu, “Engkau sedang memandangi fajar, nak. Ibu katakan kepadamu, kelak engkau akan menjadi orang yang mulia, engkau akan mejadi pemimpin dari rakyat kita, karena ibu melahirkanmu jam setengah enam pagi di saat fajar menyingsing. Kita orang Jawa mempunyai suatu kepercayaan, bahwa orang yang dilahirkan di saat matahari terbit, nasibnya telah ditakdirkan terlebih dahulu. Jangan lupakan itu, jangan sekali-kali kau lupakan, nak, bahwa engkau ini putra dari sang fajar.”


Waktu terus bergulir. Berjumpalah Sukarno dengan Dr. Douwes Dekker, seorang patriot keturunan Indo-Belanda yang mendedikasikan seluruh hidupnya bagi kemerdekaan Indonesia. Ia bersama Dr. Cipto Mangunkusumo dan Ki Hajar Dewantara mendirikan National Indische Partij pada tahun 1912. Douwes Dekker yang bernama Indonesia Danudirdja Setiabudi ini, adalah adik dari pengarang Eduard Douwes Dekker atau yang kita kenal dengan nama samaran Multatuli.

Nah, Douwes Dekker atau Setiabudi ini adalah tokoh pergerakan penting. Ia, seperti kebanyakan tokoh pergerakan lain, juga telah mengalami pembuangan oleh Belanda selama bertahun-tahun. Pria kelahiran Pasuruan 8 Oktober 1879 dan meninggal dunia di Bandung 28 Agustus 1950 itu, tak urung bersinggungan pula dengan Sukarno, sebagai sesama orang pergerakan menuju Indonesia merdeka.

Di saat usianya merambat di angka 50, Douwes Dekker menyampaikan testamen penting kepada partainya, National Indische Partij. Pada suatu rapat partai, berkatalah Douwes Dekker, “Tuan-tuan, saya tidak menghendaki untuk digelari seorang veteran. Sampai saya masuk ke liang-kubur saya ingin menjadi pejuang untuk Republik Indonesia. Saya telah berjumpa dengan pemuda Sukarno. Umur saya semakin lanjut, dan bilamana datang saatnya saya akan mati, saya sampaikan kepada tuan-tuan, bahwa adalah kehendak saya supaya Sukarno yang menjadi pengganti saya.”

Setelah berhenti sejenak, ia melanjutkan “ramalan”-nya…, “Anak muda ini, akan menjadi ‘juru selamat dari rakyat Indonesia di masa yang akan datang’.”

Itulah yang dicatat Sukarno sebagai ramalan emas yang kedua tentang dirinya.


Sedangkan, ramalan emas yang nomor tiga, datang dari mahaguru junjungannya, Haji Oemar Said (H.O.S.) Cokroaminoto. Ia seorang penganut Islam yang saleh. Partainya, Sarekat Islam, mampu menggerakkan massa dalam jumlah yang sangat besar. Seperti halnya Douwes Dekker dan yang lain-lain, Cokro juga terbilang akrab dengan ruang pengap bernama penjara Belanda.

Bung Karno dalam banyak keterangannya menyebut Surabaya sebagai kawah candradimuka, di rumah Cokroaminoto pula ia mendapat gemblengan, sehingga melahirkan semangat nasionalisme yang berkobar-kobar. Sukarno yang tinggal di salah satu kamar sempit, paham betul ritual keagamaan Cokro. Termasuk kebiasaannya shalat maghrib, dilanjut wirid dan doa hingga masuk waktu shalat isya. Namun, ada satu hari yang begitu membekas di benak Sukarno.

Malam itu, hujan turun membasahi Surabaya. Usai shalat shalat isya, ia berdoa lama, sebelum akhirnya selesai dan berjalan menghampiri keluarganya. Tak lama kemudian, dengan raut wajah serius, suara yang dalam, Cokro berkata kepada seluruh keluarganya, “Ikutilah anak ini. Dia diutus oleh Tuhan untuk menjadi Pemimpin Besar kita. Aku bangga karena telah memberikan tempat berteduh di rumahku.”

Ramalan pertama tahun 1901. Ramalan kedua dan ketiga tahun 20-an. Dan Bung Karno mengungkapnya tahun 1965.


Kesalahan pahaman Masyarakat Tentang Emas

Kesalahan pahaman Masyarakat Tentang Emas


1. Emas Sebagai Mata Uang
Mungkin sebagian masyarakat salah paham tentang peran emas sebagai suatu mata uang. Kondisi tersebut disebabkan karena saat ini emas tidak digunakan sebagai sebuah mata uang resmi dan tidak ada orang yang menggunakan emas sebagai alat pembayaran. Namun, dalam sistem pasar bebas, emas bisa dianggap sebagai mata uang karena memiliki sebuah harga. Harga emas tersebut akan mengalami fluktuasi terhadap beberapa mata uang asing lain seperti dolar AS, euro atau yen. Selain itu, emas beberapa kali bergerak meninggi pada saat tingkat kepercayaan terhadap mata uang lain turun, dan ketika terjadi ketidakstabilan ekonomi dan krisis finansial.

Seperti yang diketahui, bahwa emas mempunyai kaitan erat dengan mata uang dolar AS, karena emas biasanya diperdagangkan dalam mata uang ini. Karenanya, ada korelasi terbalik antara harga emas dan dolar AS. Adanya korelasi ini bisa dipertimbangkan ketika harga emas dinilai sebagai nilai tukar: sama seperti halnya seseorang dapat menukarkan dolar AS ke mata uang yen Jepang, mata uang kertas juga bisa ditukarkan ke emas.


2. Supply Dan Demand Yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas
Apabila harga emas hanya ditentukan oleh permintaan untuk perhiasan dan penggunaan dalam industri, sangat tidak mungkin bisa sampai berharga 1,326 dolar AS per troy ons seperti saat ini.

Beberapa analis seperti pada organisasi Gold Anti-Trust Action Committee (GATA) mengklaim bahwa mereka bisa memprediksi apa yang akan terjadi pada harga emas dengan menambah permintaan emas untuk perhiasaan serta industri dan permintaan emas untuk investasi (termasuk permintaan pembatalan hedging oleh perusahaan pertambangan). GATA membandingkan total hasil tersebut dengan supply tahunan logam mulia emas (supply pertambangan, penjualan emas dari bank sentral). Singkatnya, organisasi GATA menganalisis pasar emas sama seperti ketika mereka menganalisis pasar komoditas lain pada umumnya.

Namun, sebenarnya perhitungan seperti itu kurang tepat, mengingat hasil pertambangan emas kurang lebih ada sebanyak 150,000-160,000 tons. Sementara total supply emas adalah 97-98 persen lebih besar daripada produksi emas setiap tahunnya, (kurang lebih sebanyak 2,600 ton). Kesimpulannya adalah mengaplikasikan analisis supply atau demand komoditas biasa yang berdasarkan tren tahunan pada pasar emas tidak efektif.

Hal itu dikarenakan terdapat perbedaan antara komoditas yang tidak tahan lama serta cepat habis dan komoditas dengan karakteristik tidak mudah hancur seperti emas. Supply dan demand emas tidak begitu berpengaruh terhadap harga emas karena pergerakan harga emas cenderung dipengaruhi oleh faktor lain seperti pertumbuhan ekonomi global.


3. Demand Perhiasan Vs Demand Emas Bank Sentral
Seseorang bisa menjelaskan lebih lanjut tentang keunikan logam mulia emas dengan melakukan sebuah penelitian pada harga emas vs demand perhiasan. Apabila demand perhiasan menanjak maka akan berdampak baik terhadap harga emas. Secara teori, kenaikan demand perhiasan yang sangat tinggi juga bersamaan dengan naikknya harga emas. Namun faktanya rekor permintaan perhiasan tertinggi yang terjadi pada tahun 1999-2000 silam terjadi seiring dengan melemahnya pasar emas saat itu.

Kondisi tersebut tentunya berlawanan dengan apa yang dikatakan dalam analisis supply dan demand pada komoditas tradisional biasa bahwa tingginya demand akan menyebabkan harga naik. Oleh karena itu, pasti ada suatu alasan dibalik demand emas selain untuk keperluan perhiasan dan industri dan alasan ini menjadi penggerak utama harga emas. Permintaan emas tersebut berasal dari bank-bank sentral dunia. Bank-bank sentral ini menimbun emas sebagai kebutuhan untuk cadangan moneter mereka. Dalam hal ini, peran emas dalam pasar lebih seperti mata uang daripada suatu komoditas.

Kenaikan harga emas biasanya menyebabkan harga permintaan perhiasaan menurun, seperti yang dikatakan dalam teori dari elastisitas harga. Namun, dalam waktu bersamaan, kenaikan harga emas biasanya cenderung didorong oleh demand emas untuk investasi. Oleh karena itu, penyebab utama naiknya harga emas adalah demand emas bank-bank sentral dan investor yang takut terhadap ketidakpastian ekonomi, mengingat total demand untuk industri relatif stagnan sejak tahun 1999 lalu.


Kebijakan Moneter
Transaksi emas diantara otoritas moneter dan pihak lain di pasar emas ditentukan oleh keputusan dan kebijakan moneter saat itu. Kebijakan moneter tersebut bisa meliputi tindakan bank-bank sentral yang menentukan ukuran dan tingkat pertumbuhan jumlah uang beredar, yang nantinya akan berdampak pada keputusan tingkat suku bunga. Kebijakan moneter terus diperbarui dengan cara mengubah tingkat suku bunga, membeli atau menjual obligasi dan juga mengontrol dan mengubah cadangan moneter.

Mata Uang Dolar AS
Salah satu faktor lain yang menjadi pendorong demand emas untuk cadangan moneter adalah mata uang dolar AS. Walaupun mata uang ini merupakan salah satu mata uang cadangan di dunia, ketika nilai tukar dolar AS jatuh terhadap mata uang asing lainnya seperti yang terjadi pada tahun 1998 dan 2008 silam, para pelaku pasar termasuk bank sentral berbondong-bondong lari ke aset safe haven seperti emas. Penurunan nilai tukar dolar AS tersebut disebabkan oleh beberapa alasan termasuk membengkaknya anggaran belanja AS, neraca perdagangan defisit, dan adanya peningkatan pada jumlah uang yang beredar.

Inflasi
Logam mulia emas sudah sejak lama dijadikan sebagai pelindung kekayaan pada saat terjadi krisis dan inflasi tinggi. Hal ini terjadi karena saat nilai pada emas itu sendiri akan terus mengalami peningkatan meskipun terjadi inflasi tinggi dan berganti tahun.