Thursday, 5 October 2017

PEMBELI EMAS Suasa DAN SURAT PAJAK

PEMBELI EMAS Suasa DAN SURAT PAJAK


PEMBELI EMAS Suasa DAN SURAT PAJAK
NO HP: +6018-3670 471 [ KAMARUL ] SALAM SEMUA ..

SESIAPA YANG INGIN MENJUAL EMAS TERPAKAI DAN SURAT PAJAK GADAI , BANK RAKYAT , AGRO BANK ,

KAMI JUGA MEMBELI GOLD BAR DENGAN HARGA TERTINGGI . .

SILA HUBUNGI KAMI DI NO HP: +6018-3670 471 [ KAMARUL ]

ISRAEL JUMPA WANG EMAS KHALIFAH ISLAM BUKTI EMAS BERNILAI SEPANJANG ZAMAN

ISRAEL JUMPA WANG EMAS KHALIFAH ISLAM BUKTI EMAS BERNILAI SEPANJANG ZAMAN



TEL AVIV – Sekumpulan penyelam skuba gempar apabila menemui hampir 2,000 keping duit syiling emas berusia lebih 1,000 tahun ketika menyelam di perairan Mediterranean, Israel, kata pihak berkuasa antikuiti Yahudi kelmarin.

Harta karun itu dipercayai milik khalifah dinasti Islam Fatimiah yang mentadbir sebahagian besar kawasan di Asia barat Timur Tengah dan Afrika Utara dari tahun 909 hingga 1171 masihi.

“Penemuan syiling emas itu adalah yang terbesar di Israel,” kata pihak berkuasa berkenaan dalam satu kenyataan.

Menurutnya, syiling emas seberat sembilan kilogram itu ditemui beberapa minggu lalu di dasar laut sebuah pelabuhan purba, Caesarea, yang wujud pada era pemerintahan empayar Rom.

“Pada mulanya penyelam-penyelam itu menyangka hanya me­nemui syiling mainan sehinggalah mereka sedar ia syiling sebenar. Beberapa keping syiling itu diambil untuk ditunjukkan kepada pengarah kelab selaman mereka bagi memaklumkan tentang penemuan itu,” kata pihak berkuasa.

Pengarah Unit Arkeologi Maritim Pihak Berkuasa Antikuiti Israel, Kobi Sharvit berkata, beberapa ekskavasi akan dilakukan bagi mendapatkan lebih banyak petunjuk dalam usaha mengenal pasti asal usul harta karun tersebut.

“Kemungkinan juga itu adalah bangkai sebuah kapal perbendaharaan yang dalam perjalanan ke pusat pemerintahan di Mesir serta membawa hasil cukai yang telah dikutip.

“Terdapat kemungkinan syiling emas itu berasal dari kapal perbendaharaan yang karam ketika menuju ke pusat pemerintahan Dinasti Fatimiah di Mesir dengan membawa hasil cukai,” kata Sharvit.

“Penemuan tersebut sangat berharga dan tidak ternilai,” kata seorang jurucakap, Yoli Schwartz.

Menurutnya, harta karun itu hak Israel dan tiada ganjaran untuk mereka yang menemuinya. – Agensi


Wednesday, 20 September 2017

Yamashita letup terowong emas

Yamashita letup terowong emas 



BEBERAPA bulan sebelum Perang Dunia Kedua tamat di Filipina, beberapa pegawai tertinggi tentera Jepun sempat menyembunyikan bertan-tan ketulan emas dan harta karun lain di gua dan terowong-terowong rahsia dengan harapan mereka akan kembali untuk mengambilnya kemudian.

Kesemua harta itu adalah sebahagian daripada khazanah kekayaan yang dirampas dari 12 buah negara Asia termasuk di Tanah Melayu ketika pendudukan tentera Jepun pada era Perang Dunia Kedua.

Menurut pengkaji sejarah Amerika Syarikat (AS) yang mengkaji mengenai harta karun Yamashita, Sterling Seagrave, ketika pasukan tentera Jepun menyerang negara-negara di Asia Tenggara, mereka membawa bersama pasukan khas bagi mencuri, menjarah dan merampas segala barang dan harta bernilai di bank-bank, kilang, rumah, kedai emas, galeri selain merampas milikan orang awam.

Seagrave dalam satu wawancara bersama akhbar South China Morning Post berkata, sebelum pihak Jepun menyerah kalah, Yamashita dan beberapa putera raja mengadakan majlis perpisahan disertai jurutera-juruteranya di dalam terowong bawah tanah sedalam 67 meter di kawasan pergunungan Luzon di Filipina yang dipenuhi dengan ketulan-ketulan emas yang merupakan harta rampasan perang.

Semasa kesemua jurutera itu mabuk dan leka, Yamashita dan putera raja terlibat menyelinap keluar dan memasang bahan letupan dinamit kemudian meletupkan pintu masuk terowong berkenaan, sekali gus menguburkan jurutera-jurutera itu.

Pegawai tertinggi berkenaan melarikan diri ke Tokyo sementara Yamashita pula menyerah kalah kepada Jeneral Douglas MacArthur tiga bulan kemudian. Sejak itu, kisah emas Yamashita menjadi perbualan hangat pelbagai pihak.

Di dalam wawancara itu, Seagrave turut mengakui pernah berjumpa dengan saksi semasa Yamashita meletupkan terowong bawah tanah pada malam tersebut. Katanya, Ben Valmores yang bertugas sebagai pembantu salah seorang putera raja itu dibenarkan keluar dari terowong tersebut sebelum ia diletupkan.

Valmores yang diarahkan menutup semua jalan keluar terowong-terowong Jepun di Filipina memberitahu Seagrave bahawa dia melihat sendiri emas-emas tersebut sebelum ia ditimbus di bawah tanah.

Seagrave kemudian mendakwa sumber kajiannya di Jepun memaklumkan kepadanya bahawa Valmores pernah berkhidmat dengan Putera Takeda Tsuneyoshi, cucu Maharaja Meiji.

Menurut sejarah, Jepun melancarkan kempen perangnya termasuk rancangan membawa pulang segala harta-harta bernilai yang dirampas di setiap negara yang diserang mereka. Melalui perancangan itu, Putera Chichibu telah diarahkan mengawal selia operasi di bawah organisasi dinamakan Kin No Yuri atau lebih popular dengan panggilan Operasi Golden Lily.

Sementara putera raja yang lain pula ditugaskan menyelia Operasi Golden Lily di kawasan-kawasan lain yang ditakluki Jepun ketika itu. Seagrave berkata, pada 1998, dia pernah menguji Valmores dengan menunjukkan gambar lama kesemua putera-putera raja berkenaan yang diambil pada 1930.

Valmores ternyata mengingati Putera Takeda. Katanya, dia pernah meluangkan masa dengan kesemua putera raja itu menghidangkan makanan dan teh ketika mereka sedang menyemak fail-fail kawasan simpanan harta-harta yang dirampas.

Adakah kenyataan Seagrave itu dapat memberi sedikit sebanyak jawapan kepada misteri emas Yamashita ini? Walaupun pelbagai dakwaan dan bukti kenyataan ditampilkan, emas Yamashita akan terus diburu oleh pelbagai pihak yang nyata mempunyai agenda masing-masing.


Misteri Harta Karun Emas Yamashita

Misteri Harta Karun Emas Yamashita



AWIEGOLD JEWELLERY- Yamashita’s gold, atau harta karun Yamashita adalah nama harta rampasan perang yang diambil tentara Jepang selama PD II di Asia Tenggara dan disembunyikan di gua-gua, terowongan dan ruang bawah tanah di Philipina.

Nama Yamashita sendiri diambil dari nama jendral Jepang Tomoyuki Yamashita, yang mempunyai nama panggilan “The Tiger of Malaya”. Karena berdasar catatan harta karun tersebut masih disembunyikan di Philipina, telah memikat para pemburu harta dari seluruh dunia selama 50 tahun,

walaupun keberadaannya tidak diyakini para pakar.
Rumor yang beredar harta karun tersebut telah menjadi gugatan hukum dan telah diajukan di pengadilan negara bagian Hawai pada 1988 yang melibatkan Rogelio Roxas, pemburu harta karun Philipina dan presiden Philipina saat itu Ferdinand Marcos.

Pendapat yang terkemuka mengenai keberadaan Yamashita’s gold adalah Sterling Seagrave dan Peggy Seagrave, yang telah menulis dua buku mengenai hal ini : The Yamato Dynasty: the Secret History of Japan’s Imperial Family (2000) dan Gold Warriors: America’s Secret Recovery of Yamashita’s Gold (2003).

The Seagraves berpendapat bahwa rampasan emas Jepang itu diorganisir dalam skala yang luas, oleh 2 pihak yaitu mafia yakuza seperti Yoshio Kodama, dan masyarakat kelas atas Jepang, termasuk kaisar Hirohito. Pemerintah Jepang bermaksud membiayai perang dengan harta rampasan itu.

The Seagraves menyatakan bahwa Hirohito menunjuk saudaranya, pangeran Yasuhito Chichibu, untuk memimpin organisasi rahasia yang bernama Kin no yuri (“Golden Lily”), untuk memenuhi maksudnya. Menurut sebuah pengakuan banyak dari mereka yang mengetahui lokasi harta rampasan itu dibunuh selama perang, dan di kemudian hari mereka yang terlibat dituduh sebagai penjahat perang oleh sekutu untuk kemudian dieksekusi dan ditangkap.Yamashita sendiri dieksekusi oleh tentara AS untuk kejahatan perangnya pada 23 Februari 1946.


Properti yang dicuri menurut laporan terdiri dari berbagai macam benda yang diambil dari bank, brankas, candi, gereja, masjid, museum, dan rumah pribadi. Rampasan ini membawa nama Jendral Tomoyuki Yamashita, yang dianggap memerintahkan angkatan perang Jepang melakukannya di Philipina tahun 1944.

Menurut berbagai catatan, rampasan ini awalnya disimpan di Singapura, dan kemudian di bawa ke Philippina. Jepang ingin membawa rampasan ini dengan kapal ke negerinya setelah perang berakhir. Pada perang pasifik, angkatan laut AS dan kapal perang sekutu banyak menenggelamkan kapal kargo Jepang dalam jumlah besar. Beberapa kapal tersebut membawa rampasan Jepang dan tenggelam.



The Seagraves dan beberapa orang lainnya telah mengklaim bahwa intelijen militer AS melakukan beberapa operasi di lokasi tenggelamnya kapal; mereka berkonspirasi dengan Hirohito dan tokoh senior Jepang lainnya untuk menyembunyikan keberadaannya, dan mereka menggunakannya untuk membiayai secara rahasia selama perang dingin. Rumor ini telah memberi inspirasi para pemburu harta karun, tetapi sebagaian besar pakar dan sejarahwan Philipina mengatakan tidak ada bukti yang kredibel dibalik klaim tersebut.


Pada tahun 1992, Imelda Marcos mengklaim bahwa Yamashita’s gold termasuk salah satu warisan harta suaminya Ferdinand Marcos.

Banyak individu dan konsorsium baik dari Philipina atau pun luar Philipina terus melanjutkan upaya pencarian rampsan tersebut. Sejumlah insiden kematian, kecelakaan, dan kerugian finansial yang dialami para pemburu terus dilaporkan.

Saat ini, the Mines & Geosciences Bureau of the Department of Natural Resources of the Philippines adalah perwakilan pemerintahan Phillipina yang mengurus perizinan pencarian harta karun tersebut.

Professor Rico Jose dari University of Fhilippines mempertanyakan teori bahwa harta karun dari daratan asia tenggara itu dikirim dengan kapal ke Philipina: “Sejak tahun 1943 Jepang sudah tidak lagi memiliki kontrol di lautan…Adalah tidak mungkin membawa sesuatu yang berharga jika Anda tahu bahwa akan kalah perang dari Amerika. Hal yang lebih rasional adalah membawanya ke Taiwan atau Cina.



Direktur National Historical Institute Philipina dan sejarahwan Ambeth Ocampo memberi komentar: “Dua mitos kekayaan yang selalu saya hadapi adalah harta karun Yamashita dan gosip Cojuangco fortune yang ditemukan di dalam tas yang penuh berisi uang…” Ocampo juga mengatakan: “Selama 50 tahun terakhir banyak orang baik dari Philipina dan luar Philipina, telah menghabiskan banyak waktu dan energi dalam mencari harta Yamashita… tetapi mereka tidak menemukan apapun.

Pada bulan Maret 1988, pemburu harta asal Philipina Rogelio Roxas mengajukan gugatan hukum ke pengadilan negera bagian Hawai melawan mantan Phipina Ferdinand Marcos dan istrinya Imelda Marcos atas tuduhan pencurian dan pelecehan kemanusiaan. Roxas menyatakan bahwa di kota Baguio pada tahun 1961 dia bertemu anak lelaki dari mantan tentara Jepang yang memberi dia peta lokasi harta karun Yamashita.

Roxas menyatakan bahwa dia adalah orang kedua, yang bertugas sebagai penterjemah Yamashita selama PD II, dia bercerita kepadanya sebuah kunjungan ke ruang bawah tanah yang menyimpan emas dan perak dan juga bercerita kepadanya tentang patung emas yang disimpan di biara dekat ruang bawah tanah tersebut.

Roxas menyatakan bahwa beberapa tahun berikutnya dia membentuk sebuah kelompok untuk melakukan pencarian harta tersebut, dan memperoleh izin pencairan dari kerabat presiden Ferdinand, yaitu hakim Pio Marcos. Pada tahun 1971, Roxas menyatakan, dia dan kelompoknya membongkar sebuah ruang yang tertutup disebuah pulau dekat kota Baguio dimana dia menemukan bayonet, pedang samurai, radio, dan kerangka yang masih mengenakan seragam militer tentara Jepang. Juga ditemukan di ruang itu , patung emas Budha setinggi 0,9 meter dan sejumlah peti yang bertumpuk-tumpuk di sebuah ruang seluas 6 kaki x 6 kaki x 35 kaki.


Dia menyatakan, dia mencoba membuka satu peti, dan dia menemukan penuh dengan emas batangan. Dia membawa sebuah patung emas Budha yang dia perkirakan beratnya 1.000 kg, dan sebuah kotak penuh emas batangan 24 karat dan menyembunyikannya di rumahnya.

Dia menyatakan mensegel ruangan tersebut untuk, hingga dia mengatur rencana untuk membawa peti-peti yang masih tersisa, yang dia duga penuh pula dengan batangan emas. Roxas berkata dia menjual 7 batang emas dari salah satu peti yang dia buka dan mencari calon pembeli potensial untuk patung emas Budha. Dua orang calon pembeli mencoba menguji kadar emas di patung tersebut, Roxas berkata ternyata patung tersebut terdiri dari emas 20 karat.

Segera setelah peristiwa itu, Roxas berkata, presiden Ferdinand Marcos, mempelajari penemuan Roxas dan memberi perintah penahanan terhadap dirinya, penyiksaan, dan harta temuannya pun disita. Roxas menduga ini akibat penemuan harta karun tersebut, akhirnya Roxas pun ditahan selama setahun.

Menyusul pembebasannya, Roxas menahan tuntutannya terhadap Marcos hingga Marcos lengser dari kursi presiden tahun 1986. Tetapi pada tahun 1988, Roxas dan the Golden Budha Corporation, yang memegang hak kepemilikan terhadap harta karun Roxas menyatakan bahwa Marcos telah mencuri harta Roxas, dan mengajukan tuntutan terhadap Ferdinand Marcos dan istrinya Imelda di pengadilan negeri Hawai.

Roxas meninggal pada malam persidangan, tetapi sebelum kematiannya, dia memberi sebuah kesaksian yang direkam, yang nantinya digunakan sebagai bukti di pengadilan. Pada tahun 1996 perwakilan Roxas dan the Golden Budha Corporation menerima keputusan pengadilan dimana mereka menerima uang kompensasi terbesar dalam sejarah senilai $22 miliar dan naik menjadi $40,5 miliar.



Pada 1998, pengadilan tinggi Hawai menyatakan bahwa ada cukup bukti untuk mendukung keluputusan Hakim yang menyatakan bahwa Roxas yang menemukan harta tersebut dan Marcos telah mengambil alih kepemilikan harta. Namun mengenai uang kompensasi pengadilan tinggi menilai yang bahwa yang diajukan pengadilan sebelumnya terlalu besar karena terlalu spekulatif, akhirnya putusan final pengadilan adalah the Golden Budha Corporation mendapat $13,275,848.37 dan perwakilan Roxas mendapat $6 juta sebagai klaim pelanggaran HAM.

Putusan pengadilan ini pada akhirnya mensimpulkan bahwa Roxas lah yang menemukan harta karun tersebut, walaupun pengadilan negeri Hawai tidak menjelaskan bahwa itu adalah Yamashita’s gold, namun kesaksian yang disimpulkan pengadilan mengarah pada emas Yamashita itu.

Roxas diduga menelusuri peta yang diberikan anak dari tentara Jepang; Roxas diduga berbekal petunjuk dari penerjemah Yamashita; dan Roxas akhirnya menemukan pedang samurai, dan kerangka tentara Jepang di ruang harta karun tersebut. Semua ini menuntun pengadilan banding AS ke sembilan kalinya mensimpulkan putusan akhir bahwa: harta karun Yamashita ditemukan oleh Roxas dan kemudian dicuri dari Roxas oleh orang-orang Marcos.(terselubung)


Friday, 15 September 2017

BERIKUT BEBERAPA TANDA YANG MEMBUATKAN LELAKI CEPAT MENEGANG

BERIKUT BEBERAPA TANDA YANG MEMBUATKAN LELAKI CEPAT MENEGANG


Terdapat beberapa perkara yang dapat membuatkan lelaki lebih cepat mendapatkan ereksi. Zakar yang mengeras atau tegang seringkali dihubungkan dengan naiknya tahap libido seseorang lelaki, akan tetapi tidak semua ereksi zakar yang berlaku adalah disebabkan oleh wujudnya sebarang rangsangan seksual.

\
-Ereksi zakar disebabkan oleh obat
Zakar dapat menjadi tegang akibat dari pengambilan ubat kuat, kerana ubat kuat akan menyebabkan naiknya libido lelaki. Namun anda perlu berhati-hati dalam mengambilnya kerana kesalahan memilih dapat membuatkan anda merana seumur hidup. Mintalah nasihat daripada doktor dahulu sebelum mencuba ubat tersebut. Ramai Yang Telah Mengunakan MINYAK LINTAH asli ia menjadikan zakar anda lebih shat kuat .



-Ereksi zakar disebabkan oleh pengaruh hormon
Hormon testosterone yang dilepaskan dalam darah akan bergerak menuju ke otak, seluruh anggota tubuh dan tulang belakang. Akibatnya zakar akan mengeras secara tiba-tiba dan anda akan berhasrat untuk melakukan hubungan seks. Pelepasan hormon testosterone boleh terjadi bila-bila masa saja, malah melalui sentuhan juga.



-Ereksi zakar disebabkan oleh panas
Makan atau minum, bahan-bahan yang mengandung dalam rempah-rempah seperti lada hitam, kayu manis ataupun bawang juga dapat menimbulkan kesan dalam tubuh. Rempah-rempah tersebut akan hancur dalam darah yang selajutnya akan mempengaruhi otak, sumsum tulang belakang dan juga seterusnya mempengaruhi ereksi seseorang.



-Ereksi zakar disebabkan oleh perut kembung
Makanan seperti keju, telur mahupun sayuran juga dapat menyebabkan perut anda kemudiannya menjadi kembung akibat wujudnya penghasilan gas yang berlebihan. Keadaan tersebut akan seterusnya mempengaruhi saraf genital anda yang nanti akan menyebabkan terjadinya ereksi.




-Ereksi zakar disebabkan oleh penuhnya kantung kencing
Zakar juga akan mudah menjadi tegang apabila kantung kencing anda penuh berisi air. Hal ini sering terjadi terutamanya pada saat ketika anda bangun di pagi hari. Malah anak-anak pun akan turut mengalaminya juga sama seperti apa yang anda pernah rasai sebelum ini.


-Ereksi zakar disebabkan oleh hasrat seksual dalam otak
Timbulnya hasrat seksual pada lelaki akan turut menyebabkan terjadinya ereksi pada zakar. Hasrat seksual dapat juga disebabkan oleh pengambilan minuman beralkohol. Alkohol memang dapat meningkatkan hasrat seksual akan tetapi hal ini hanya bertahan buat sementara sahaja. Alkohol yang diambil berlebihan juga dapat menjadi penyebab mati pucuk.



– Ereksi zakar disebabkan oleh alat genital yang tersentuh
Sentuhan pada alat kelamin juga dapat membangkitkan zakar, hal ini disebabkan oleh kerana bahagian kepala zakar terdiri dari jaringan urat halus dan kuat. Pada hujung zakar ini juga terdapat saraf kenikmatan. Saraf ini dapat diumpamakan seperti alat yang mengeluarkan api ketika tersentuh.



Minyak Lintah Gunung Asli 100%
Anda Sepatutnya GUnalah Minyak Lintah Gunung Asli , Ia Menjadikan Zakar Anda Lebih Bertenaga , TIada Kesan Sampingan Ia Telah Terjual Dari 2010 

Kelebihan Minyak Lintah Asli : Panjang , Anjal , Keras , Tahan Lama , Memang Sesuai Digunakan Lemah Tenaga Batin Wasapp : +6018 - 3670 471


Thursday, 14 September 2017

HORNY FLAVA

HORNY FLAVA 

Flavour Yg Manis ,Lagi Manis Senyuman Custema Yang Membeli Ya hihihi Gurau Pagi #shamvaporshophq #vapeon #kajangvape #vaporshophq #shamvapor #awievapor

65ML | 0MG | 
.

Please contact En Kamarul
Whatsapp/call
+60183670471







"Amiel Masuk Tahfiz Sebab Nak Bawa Ibu Dan Ayah Ke Syurga Firdaus," Surat Mangsa Kebakaran Kepada Ibunya

"Amiel Masuk Tahfiz Sebab Nak Bawa Ibu Dan Ayah Ke Syurga Firdaus," Surat Mangsa Kebakaran Kepada Ibunya



Amiel Asyraf Abdul Rashid, 11, salah seorang pelajar tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah, Kampung Datuk Keramat yang terkorban dalam kebakaran pagi tadi sempat memberi ibunya surat semalam.

Norhayati Khalid, 42, berkata anaknya memberikan surat itu kepadanya ketika menemuinya di pusat tahfiz itu.

"Saya bawakan makanan kegemaran dia, nasi goreng Pataya. Sebelum balik, dia beri saya surat,"

"Antara kandungan surat itu, dia mahu menolong masukkan saya ke syurga dan minta maaf, jika ada salah dan silap," katanya. Kandungan surat tersebut berbunyi,

"Ibu dan ayah Amiel minta maaf kalau ada buat salah apa-apa.

"Ibu ayah Amiel sayangkan ibu dan ayah. Terima kasih ibu dan ayah kerana menjaga Amiel selama ini.

"Amiel tak tahu macam nak balas jasa budi ayah dan ibu hanya ini saja yang Amiel mampu masuk ke tahfiz untuk menolong ibu dan ayah untuk masuk ke syurga Firdaus."

Tambah Norhayati, dia ke lokasi kejadian selepas mendapat panggilan pada jam 6 pagi mengenai kejadian tersebut.


"Bomba memaklumkan mungkin Amiel adalah seorang daripada mangsa kerana dia berada di katil tengah bilik yang terbakar," katanya.

Kebakaran tersebut telah meragut nyawa seramai 22 orang pelajar tahfiz dan dua orang warden.